Semen Padang 2 vs 2 AREMA (29 Okt 2014)

Fight‬ :

- Semen Padang 2 vs 2 AREMA -
Stadion H Agus Salim Padang
Rabu, 29 Oktober 2014
Kick Off 15.30 WBA | Live RCTI & K-Vision 

#BantaiSemenPadang
SalamSatuJiwa Arema


REVIEW : Semen Padang 2 vs 2 AREMA (29 Okt 2014)


Arema menurunkan pemain terbaiknya dalam menghadapi Semen Padang dalam laga terakhir grup K dalam lanjutan babak delapan besar Indonesia Super League [ISL], Rabu, (29/10). Melawan Kabau Sirah, Singo Edan bermain imbang 2-2.


Hasil ini membawa Arema lolos ke babak semi-final Indonesia Super League untuk melawan Persib Bandung.

Babak Pertama
Semen Padang langsung menampilkan permainan menyerang, wajar karena mereka memburu kemenangan untuk memastikan lolos ke babak selanjutnya tanpa melihat hasil Persipura. Salah satu peluang didapatkan oleh Osas Saha.

Osas yang on-side langsung berhadapan dengan Kurnia Meiga. Namun striker Semen Padang itu gagal menceploskan bola meski sikulit bundar sudah melewati kiper. Bola kemudian dibuang jauh-jauh oleh Victor Igbonero.

Arema justru mampu mencuri poin melalui Alberto Goncalves. Striker asal Brasil itu sukses menanduk bola hasil tendangan sudut di menit kedelapan. Gol ini membuat Semen Padang semakin tertekan.

Melalui Esteban Viscarra, Semen Padang secara sporadis mampu mengobrak-abrik pertahanan Semen Padang. Namun beberapa peluang itu gagal dimaksimalkan menjadi gol. Justru, Arema melalui Gonzales malah kerap menciptakan peluang yang berbahaya. Bahkan striker Uruguay itu terhitung dua kali mendapatkan peluang emas meski akhirnya gagal.

Di akhir babak, Eka Ramdani yang bergerak masuk ke kotak penalti mendapatkan peluang emas, namun sepakan sang pemain masih mengenai tiang gawang. Skor akhir di babak pertama adalah 1-0 untuk Arema.

Babak Kedua
Pada 45 menit kedua, Semen Padang memasukkan Nur Iskandar. Sosok yang mempunyai kecepatan itu digunakan untuk membantu lini depan Semen Padang yang tidak bisa berbuat banyak.

Masuknya Iskandar seperti instan, hal ini terjadi karena dirinya sukses mencetak gol melalui tendangan bebas. Gol itu sendiri berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Juan Revi kepada Esteban Viscarra.

Skor 1-1 membuat Semen Padang semakin meningkatkan intensitas permainan, namun saat mereka menyerang semua inilah Arema kembali mengaum. Tatkala kesalahan terhadap bola liar, ada Gonzales yang berdiri bebas di kotak penalti untuk mencetak gol.

Pelatih Jafri Sastra kemudian memasukkan Airlangga Sucipto menggantikan Osas Saha. Pemain ini kemudian sukses mencetak gol balasan lagi usai memanfaatkan umpan silang dari Novan Setyo Sasongko.

Menjelang akhir pertandingan, beberapa pemain Semen Padang terlihat mengerubuti wasit. Mereka memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan penalti atas pelanggaran yang dianggap dilakukan oleh Victor Igbonefo. Tentu seperti laga pertama, reaksi penonton di Padang sangat berlebihan dengan melempar botol minuman kepada wasit.

Berikut susunan pemain 

Semen Padang: Fakhrurrazi; Novan Setya Sasongko, Saepulloh Maulana, Eka Ramdani, Yu Hyun-Koo, Esteban Vizcarra, Seftia Hadi, Rudi (M Nur Iskandar 46'), Hendra Bayauw, Ricky Ohorella, Osas Saha (Airlangga 56').


Arema: Kurnia Meiga; Victor Igbonefo, Purwaka Yudhi, Thierry Gathuessi, Alfarizi, Gustavo Lopez (Benny 90+2'), Juan Revi, Ahmad Bustomi (Hendro 60'), I Gede Sukadana, Alberto 'Beto' Goncalves (Samsul 59'), Cristian Gonzales.