#AREMA 2 vs 0 Barito [21/02/2014]

Arema sukses meraih kemenangan kelima di lima laga awal musim ini. Terbaru, Barito Putera menjadi korban keganasan Singo Edan di Stadion Kanjuruhan, Jumat (21/02) malam.
Arema yang bertindak sebagai tuan rumah tampil dominan di awal-awal pertandingan. Sementara Barito lebih memilih bermain rapi dari lini belakang.
Game plan Barito ini sempat membuat Arema kesulitan menembus pertahanan mereka. Bahkan dua peluang Barito lewat James Koko Lomell dan Tonnie Cussel hampir membahayakan gawnag Kurnia Meiga.
Permainan Barito mulai kacau saat Abanda Herman mendapatkan kartu merah dari wasit pada menit ke=13. Kartu merah tersebut diberikan wasit karena protes berlebihan setelah mendapatkan kartu kuning pertama.
Kalah jumlah pemain benar-benar membuat permainan Barito kacau. Dan hal tersebut mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Singo Edan.
Meskipun mampu mendominasi, Arema harus menanti hingga menit ke-42 untuk melesakkan gol pertama. Adalah Ahmad Bustomi yang mampu memecah kebuntuan lewat tendangan bebas yang tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Aditya Harlan.
Permainan di babak kedua masih menjadi milik Arema. Enam menit babak kedua berjalan, Samsul Arif mampu menggandakan kedudukan setelah tendangan kaki kirinya gagal ditepis Aditya Harlan. Dua gol Arema memimpin.
Unggul dua gol, Arema tak puas. Mereka terus menekan pertahanan Barito Putra demi mencetak gol tambahan.
Menjaga keseimbangan lapangan tengah, Suharno kembali melakukan pergantian. Samsul Arif ditarik dan digantikan Gustavo Lopez.
Menit 69, Arema nyaris menambah pundi-pundi gol mereka. Namun, bola sepakan Cristian Gonzales masih membentur tiang gawang Aditya Harlan.
Begitu juga peluang dari Arif Suyono, yang masuk menggantikan Gonzales, membuang peluang emas menambah keunggulan timnya. Sepakan Keceng -julukan Arif Suyono- di menit 81 melenceng dari sasaran.
Sepanjang sisa laga, Arema terus berupaya menekan pertahanan Barito. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan hasil tersebut, Arema semakin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 15 poin dari lima laga Indonesia Super League Wilayah Barat. Sedangkan Barito Putra tetap di posisi juru kunci dan belum meraih satu pun poin.